Senin, 16 Oktober 2017

Pengertian Puisi

Pengertian Puisi
Pada kesempatan kali ini Satujam akan membagikan artikel tentang pengertian puisi lengkap dengan ciri-ciri, jenis, unsur dan struktur pada puisi. Karena sebagian dari kita masih belum megetahui secara dalam apa itu puisi.
Puisi adalah suatu bentuk dalam karya sastra yang berasal dari hasil suatu perasaan yang di ungkapankan oleh penyair dengan bahasa yang  menggunakan irama, rima, matra, bait dan penyusunan lirik yang berisi makna.
Di dalam puisi juga berisi suatu ungkapan perasaan dan pikiran dari penyair yang menggunakan imajinasinya. Kemudian ia berkonsentrasi untuk menyusun puisi dengan kekuatan bahasa, bai secara fisik maupun batin.
Sebuah puisi biasanya mengutamakan akan bunyi, bentuk serta makna yang terkandung untuk disampaikan. Keindahan pada puisi menjadi kualitas estetika yang begitu indah. Ada beberapa pengertian puisi menurut para ahli.
Pengertian Puisi Menurut Para Ahli
Dari beberapa ahli tentang puisi, mereka mempunyai banyak sekali pendapat mengenai pengertian puisi. Namun beberapa pengertian yang mereka simpulkan tersebut sebenarnya hampir sama saja. Ini dia pengertiannya:
pengertian puisi

Unsur-unsur Puisi

Dalam sebuah puisi, pasti mempunyai 2 struktur, baik unsur-unsur puisi secara fisik maupun dalam secara batin. Unsur-unsur puisi itu antara lain seperti berikut ini:

1.Diksi

Diksi adalah kata-kata yang telah dipilih oleh seorang penyair untuk dimasukkan kedalam puisinya. Kal itu disebabkan karena puisi itu suau karya sastra yang mengungkapkan banyak hal namun menggunakan sedikit kata.
Maka dari itu pemilihan kata dalam sebuah puisi sangatlah penting danjuga harus cermat. Sebab kata-kata yang dimasukkan kedalam sebuah puisi haruslah mengandung makna yang kemudian diserasikan dengan nada, irama dan urutan kata.

2. Imaji

Imaji adalah susunan suatu kata yang mengungkapakan suatu pengalaman dari penyair yang sesuai pengalaman indrawinya. Pengalaman indrawinya tersebut bisa berupa pendengara, penglihatan maupun perasaan.
Dalam sebuah imaji sendiri juga terbagi menjadi 3 bagian, 3 bagian tersebut yaitu suara, penglihatan, dan sentuhan. Dengan menggunakan imaji bisa membuat si pembaca seolah-olah mendengar, melihat serta merasakan apa yang telah dialami si penyair.

3.Perwajahan Puisi

Perwajahan puisi adalah suatu bentuk kata dan pengaturan baris kata yang ada pada puisi.

4. Kata Konkret

Kata konkret adalah sebuah kata yang bisa memungkinkan untuk mendatangkan sebuah imajinasi pada ikirn atau perasaan penyair. bai itu pada indra penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan maupun sentuhan. Yang bisa menunjukkan suatu keadaan, benda maupun rupa dn lainnya.

5. Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah penggunaan suatu bahasa yang kemudian bisa menimbulkan banyak makna. Di dalam puisi gaya bahasa biasa disebut dengan majas.

6. Rima atau Irama

Rima atau Irama adalah suatu persamaan yang ada pada bunyi sebuah puisi yang berada pada awa, tengah maupun akhir puisi. Sehingga bisa menimbulkan efek irama yang menonjol pada puisi. Sehingga pendengar puisi bisa terbawa akan apayang disampaikan pada puisi tersebut.

Struktur Puisi

1. Tema

Tema pada struktur puisi ini adalah kandungan makna yang akan disampaikan dari dalam puisi yang disampaikan tersebut kepada pendengar. Baik itu pada kata, nada baris maupun pada keseluruhan puisi.

2. Rasa

Rasa pada struktur puisi adalah suau perasaan yang disampaikan oleh penyair. Yang memang menyangkut pada apa yang dialami si penyair tersebut yang kemudian disampaikan melalui puisi.

3. Nada

Nada pada struktur puisi adalah nada yang digunakan pada saat menyampaikan puisi tersebut haruslah saling berkaitan.

4. Tujuan

Tujuan pada struktur puisi adalah puisi tersebut haruslah mempunyai amanat atau pesan kepada si pendengar.

Jenis-jenis Puisi


1. Puisi Lama

Puisi lama adalah puisi yang memang masih dalam ikatan aturan yang ada pada aturan puisi berikut ini:
1. Mengguanakan kata pada 1 baris puisi.
2. Menggunakan baris pada 1 bait.
3. Menggunakan Rima
4.Suku kata pada tiap baris banyak.
5. Menggunakan irama.

2. Puisi Baru

Puisi baru adalah puisi yang memang tidak memiliki ikatan akan aturan. Sehingga bentuk pada puisi baru ini lebih bebas dari jumlah baris, rima, maupun suku kata.

Analisis Puisi Rumahku


Rumahku
Karya: Chairil Anwar
Rumahku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar sengaja nampak
Kulari dari gedong lebar halaman
Aku tersesat tak dapat jalan
Kemah kudirikan ketika senjakala
Dipagi terbang entah kemana
Rumahku dari unggun-timbun sajak
Disini aku berbini dan beranak
Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang
Aku tidak lagi meraih petang
Biar berleleran kata manis madu
Jika menagih yang satu
Makna :
Rumahku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar sengaja Nampak
Penyair menganggap bahwa rumah itu seperti api unggun yang dibuat dari kayu dan ranting untuk mengusir dinginnya malam. Api unggun yang hanya bersifat sementara memiliki usia yang singkat. Hadirnya api unggun cukup mengusir dinginnya malam, sebelum berharap pagi datang dengan cahaya mentari. Seperti itulah makna dari sebuah sajak, petuah, cerita dan kata yang tidak akan bertahan lama serta tak dapat mengubah rupa diri dan dunia. Peristiwa di dalam rumah yang selalu nampak jelas, peristiwa berbicara dan makna dari kata berbicara dengan sendirinya.
Kulari dari gedong lebar halaman
Aku tersesat tak dapat jalan
Kemah kudirikan ketika senjakala
Dipagi terbang entah kemana
Penyair  mencoba menggambarkan pencarian suasana baru dan dunia baru di luar rumah, tetapi arahpun tak dapat ditemukan sampai bertemu pada titik kerentaan penyair menyadari makna hidup. Dalam sajak “dipagi entah kemana” menggambarkan masa muda yang terlalu sibuk dengan kefanaan serta di isi dengan segala hal yang sia-sia.
Rumahku dari unggun-timbun sajak
Disini aku berbini dan beranak
Rumah seperti timbunan api unggun yang dapat mengusir dinginnya malam, keluarga tempat bernaung berbagi kisah, nasihat, cerita tentang kehidupan serta tempat bersatu bersama istri dan anak.
Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang
Aku tidak lagi meraih petang
Biar berleleran kata manis madu
Jika menagih yang satu
Ingin menghabiskan masa tua bersama keluarga karena dimasa muda penyair menggambarkan bahwa dirinya mencoba berlari dari kehidupan keluarga yang begitu berarti, namun usia sudah menjemput diri semakin tua renta. Dalam baris puisi ini seolah penyair ingin terus hidup, merayu Tuhan untuk selalu panjang umur hingga tidak lagi meraih petang/ kesalahan dalam hidupnya dapat diperbaiki.

Puisi AKU karya Chairil Anwar

PUISI AKU KARYA CHAIRIL ANWAR


AKU
Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

Minggu, 15 Oktober 2017

Pengertian Puisi



Pengertian Puisi Lengkap Dengan Ciri-ciri, Jenis, Unsur dan Struktur Puisi

Pada kesempatan kali ini Satujam akan membagikan artikel tentang pengertian puisi lengkap dengan ciri-ciri, jenis, unsur dan struktur pada puisi. Karena sebagian dari kita masih belum megetahui secara dalam apa itu puisi.
Puisi adalah suatu bentuk dalam karya sastra yang berasal dari hasil suatu perasaan yang di ungkapankan oleh penyair dengan bahasa yang  menggunakan irama, rima, matra, bait dan penyusunan lirik yang berisi makna.
Di dalam puisi juga berisi suatu ungkapan perasaan dan pikiran dari penyair yang menggunakan imajinasinya. Kemudian ia berkonsentrasi untuk menyusun puisi dengan kekuatan bahasa, bai secara fisik maupun batin.
Sebuah puisi biasanya mengutamakan akan bunyi, bentuk serta makna yang terkandung untuk disampaikan. Keindahan pada puisi menjadi kualitas estetika yang begitu indah. Ada beberapa pengertian puisi menurut para ahli.

Berikut pengertian puisi menurut para ahli:
Pengertian Puisi Menurut Para Ahli
Dari beberapa ahli tentang puisi, mereka mempunyai banyak sekali pendapat mengenai pengertian puisi. Namun beberapa pengertian yang mereka simpulkan tersebut sebenarnya hampir sama saja. Ini dia pengertiannya:

Unsur-unsur Puisi
Dalam sebuah puisi, pasti mempunyai 2 struktur, baik unsur-unsur puisi secara fisik maupun dalam secara batin. Unsur-unsur puisi itu antara lain seperti berikut ini:
    1. Diksi
    Diksi adalah kata-kata yang telah dipilih oleh seorang penyair untuk dimasukkan kedalam puisinya. Kal itu disebabkan karena puisi itu suau karya sastra yang mengungkapkan banyak hal namun menggunakan sedikit kata.
    Maka dari itu pemilihan kata dalam sebuah puisi sangatlah penting danjuga harus cermat. Sebab kata-kata yang dimasukkan kedalam sebuah puisi haruslah mengandung makna yang kemudian diserasikan dengan nada, irama dan urutan kata.
    2. Imaji
    Imaji adalah susunan suatu kata yang mengungkapakan suatu pengalaman dari penyair yang sesuai pengalaman indrawinya. Pengalaman indrawinya tersebut bisa berupa pendengara, penglihatan maupun perasaan.
    Dalam sebuah imaji sendiri juga terbagi menjadi 3 bagian, 3 bagian tersebut yaitu suara, penglihatan, dan sentuhan. Dengan menggunakan imaji bisa membuat si pembaca seolah-olah mendengar, melihat serta merasakan apa yang telah dialami si penyair.
    3.Perwajahan Puisi
    Perwajahan puisi adalah suatu bentuk kata dan pengaturan baris kata yang ada pada puisi.
    4. Kata Konkret
    Kata konkret adalah sebuah kata yang bisa memungkinkan untuk mendatangkan sebuah imajinasi pada ikirn atau perasaan penyair. bai itu pada indra penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan maupun sentuhan. Yang bisa menunjukkan suatu keadaan, benda maupun rupa dn lainnya.
    5. Gaya Bahasa
    Gaya bahasa adalah penggunaan suatu bahasa yang kemudian bisa menimbulkan banyak makna. Di dalam puisi gaya bahasa biasa disebut dengan majas.
    6. Rima atau Irama
    Rima atau Irama adalah suatu persamaan yang ada pada bunyi sebuah puisi yang berada pada awa, tengah maupun akhir puisi. Sehingga bisa menimbulkan efek irama yang menonjol pada puisi. Sehingga pendengar puisi bisa terbawa akan apayang disampaikan pada puisi tersebut.

Struktur Puisi
    1. Tema
    Tema pada struktur puisi ini adalah kandungan makna yang akan disampaikan dari dalam puisi yang disampaikan tersebut kepada pendengar. Baik itu pada kata, nada baris maupun pada keseluruhan puisi.
    2. Rasa
    Rasa pada struktur puisi adalah suau perasaan yang disampaikan oleh penyair. Yang memang menyangkut pada apa yang dialami si penyair tersebut yang kemudian disampaikan melalui puisi.
    3. Nada
    Nada pada struktur puisi adalah nada yang digunakan pada saat menyampaikan puisi tersebut haruslah saling berkaitan.
    4. Tujuan
    Tujuan pada struktur puisi adalah puisi tersebut haruslah mempunyai amanat atau pesan kepada si pendengar.


Jenis-jenis Puisi 
  1. Puisi Lama
    Puisi lama adalah puisi yang memang masih dalam ikatan aturan yang ada pada aturan puisi berikut ini:
    1. Mengguanakan kata pada 1 baris puisi.
    2. Menggunakan baris pada 1 bait.
    3. Menggunakan Rima
    4.Suku kata pada tiap baris banyak.
    5. Menggunakan irama.

    2. Puisi Baru
    Puisi baru adalah puisi yang memang tidak memiliki ikatan akan aturan. Sehingga bentuk pada puisi baru ini lebih bebas dari jumlah baris, rima, maupun suku kata.


Pengertian Puisi Lengkap Dengan Ciri-ciri, Jenis, Unsur dan Struktur Puisi

Pada kesempatan kali ini Satujam akan membagikan artikel tentang pengertian puisi lengkap dengan ciri-ciri, jenis, unsur dan struktur pada puisi. Karena sebagian dari kita masih belum megetahui secara dalam apa itu puisi.
Puisi adalah suatu bentuk dalam karya sastra yang berasal dari hasil suatu perasaan yang di ungkapankan oleh penyair dengan bahasa yang  menggunakan irama, rima, matra, bait dan penyusunan lirik yang berisi makna.
Di dalam puisi juga berisi suatu ungkapan perasaan dan pikiran dari penyair yang menggunakan imajinasinya. Kemudian ia berkonsentrasi untuk menyusun puisi dengan kekuatan bahasa, bai secara fisik maupun batin.
Sebuah puisi biasanya mengutamakan akan bunyi, bentuk serta makna yang terkandung untuk disampaikan. Keindahan pada puisi menjadi kualitas estetika yang begitu indah. Ada beberapa pengertian puisi menurut para ahli.

Berikut pengertian puisi menurut para ahli:
Pengertian Puisi Menurut Para Ahli
Dari beberapa ahli tentang puisi, mereka mempunyai banyak sekali pendapat mengenai pengertian puisi. Namun beberapa pengertian yang mereka simpulkan tersebut sebenarnya hampir sama saja. Ini dia pengertiannya:

Unsur-unsur Puisi
Dalam sebuah puisi, pasti mempunyai 2 struktur, baik unsur-unsur puisi secara fisik maupun dalam secara batin. Unsur-unsur puisi itu antara lain seperti berikut ini:
    1. Diksi
    Diksi adalah kata-kata yang telah dipilih oleh seorang penyair untuk dimasukkan kedalam puisinya. Kal itu disebabkan karena puisi itu suau karya sastra yang mengungkapkan banyak hal namun menggunakan sedikit kata.
    Maka dari itu pemilihan kata dalam sebuah puisi sangatlah penting danjuga harus cermat. Sebab kata-kata yang dimasukkan kedalam sebuah puisi haruslah mengandung makna yang kemudian diserasikan dengan nada, irama dan urutan kata.
    2. Imaji
    Imaji adalah susunan suatu kata yang mengungkapakan suatu pengalaman dari penyair yang sesuai pengalaman indrawinya. Pengalaman indrawinya tersebut bisa berupa pendengara, penglihatan maupun perasaan.
    Dalam sebuah imaji sendiri juga terbagi menjadi 3 bagian, 3 bagian tersebut yaitu suara, penglihatan, dan sentuhan. Dengan menggunakan imaji bisa membuat si pembaca seolah-olah mendengar, melihat serta merasakan apa yang telah dialami si penyair.
    3.Perwajahan Puisi
    Perwajahan puisi adalah suatu bentuk kata dan pengaturan baris kata yang ada pada puisi.
    4. Kata Konkret
    Kata konkret adalah sebuah kata yang bisa memungkinkan untuk mendatangkan sebuah imajinasi pada ikirn atau perasaan penyair. bai itu pada indra penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan maupun sentuhan. Yang bisa menunjukkan suatu keadaan, benda maupun rupa dn lainnya.
    5. Gaya Bahasa
    Gaya bahasa adalah penggunaan suatu bahasa yang kemudian bisa menimbulkan banyak makna. Di dalam puisi gaya bahasa biasa disebut dengan majas.
    6. Rima atau Irama
    Rima atau Irama adalah suatu persamaan yang ada pada bunyi sebuah puisi yang berada pada awa, tengah maupun akhir puisi. Sehingga bisa menimbulkan efek irama yang menonjol pada puisi. Sehingga pendengar puisi bisa terbawa akan apayang disampaikan pada puisi tersebut.

Struktur Puisi
    1. Tema
    Tema pada struktur puisi ini adalah kandungan makna yang akan disampaikan dari dalam puisi yang disampaikan tersebut kepada pendengar. Baik itu pada kata, nada baris maupun pada keseluruhan puisi.
    2. Rasa
    Rasa pada struktur puisi adalah suau perasaan yang disampaikan oleh penyair. Yang memang menyangkut pada apa yang dialami si penyair tersebut yang kemudian disampaikan melalui puisi.
    3. Nada
    Nada pada struktur puisi adalah nada yang digunakan pada saat menyampaikan puisi tersebut haruslah saling berkaitan.
    4. Tujuan
    Tujuan pada struktur puisi adalah puisi tersebut haruslah mempunyai amanat atau pesan kepada si pendengar.


Jenis-jenis Puisi 
  1. Puisi Lama
    Puisi lama adalah puisi yang memang masih dalam ikatan aturan yang ada pada aturan puisi berikut ini:
    1. Mengguanakan kata pada 1 baris puisi.
    2. Menggunakan baris pada 1 bait.
    3. Menggunakan Rima
    4.Suku kata pada tiap baris banyak.
    5. Menggunakan irama.

    2. Puisi Baru
    Puisi baru adalah puisi yang memang tidak memiliki ikatan akan aturan. Sehingga bentuk pada puisi baru ini lebih bebas dari jumlah baris, rima, maupun suku kata.